Ruang Moera: Tips
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Agustus 2022

Inilah 5 Alasan Muslim Dilarang Mengucapkan Selamat Natal, Perhatikan Nomor 4!

Inilah 5 Alasan Muslim Dilarang Mengucapkan Selamat Natal, Perhatikan Nomor 4!

 natal, hari raya natal, hadiah natal, pohon natal




Islam telah mengatur secara jelas dan rinci bagaimana seorang muslim bergaul dengan orang kafir. Baik dalam urusan sehari-hari, maupun yang bersinggungan dengan urusan keyakinan.

Demikian pula dalam urusan ucapan selamat terhadap hari raya natal yang dilakukan oleh orang-orang kafir. Islam telah meletakkan batas-batas yang jelas. Kali ini akan kami ulas secara singkat 5 alasan mengapa muslim dilarang mengucap selamat natal pada orang kafir.


Pertama, bukan perayaan kaum muslimin

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata : “Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di masa jahiliyah. Maka beliau berkata : Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya di masa Jahiliyah yang kalian isi dengan bermain-main. Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya kurban (‘Idul Adha) dan hari raya ‘Idul Fitri”. (Hr. Ahmad)

Cukuplah bagi orang beriman apa yang telah datang dari Rasulullah dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.


Kedua, menyetujui kekufuran orang orang yang merayakan natal

Pada dasarnya, ucapan selamat ditujukan untuk sebuah penghargaan atau kesenangan  atas sesuatu. Seperti mengucap selamat atas kelulusan seorang teman yang baru di wisuda.

Demikian pula mengucap selamat atas hari raya orang kafir. Secara tidak langsung memberi penghargaan dan senang atau setuju akan hal tersebut.



Ketiga, sikap ihsan yang keliru

Adalah benar seorang Muslim harus berbuat ihsan kepada setiap mahkluk, termasuk orang kafir. Namun, bukan berarti harus melewati batasan-batasan yang telah ditetapkan oleh agama. Salah satunya tidak mengucap selamat atas hari raya mereka.


Keempat, Nabi melarang mendahului salam

Rasulullah berpesan kepada umatnya, janganlah kalian mendahului Yahudi dan Nashara dalam salam (ucapan selamat) (Hr. Muslim). Hal ini termasuk juga kedalam ucapan selamat natal.


Kelima, Tasyabbuh

Tidak syak lagi, Muslim yang ikut merayakan atau berpartisipasi dalam hari raya orang kafir telah menyerupai atau mengikuti mereka. Maka, keislaman dan keimanan orang semacam ini sangat perlu dipertanyakan. Bahkan mungkin jika dia telah melampau batas, selayaknya perlu untuk bersyahadat kembali.



Demikian bahasan singkat kali ini. Semoga bisa menjadi pelajaran bersama.

5 Kesalahatan Fatal yang Dilakukan Muslim Saat Hari Natal, Awas Nomor 3!

5 Kesalahatan Fatal yang Dilakukan Muslim Saat Hari Natal, Awas Nomor 3!

 natal, pohon natal, hari raya natal



Memasuki bulan Desember, berbagai macam aksesoris natal dijual di toko toko. Hal tersebut dilakukan demi menyambut salah satu hari besar bagi umat kristiani. Mereka bersukacita dan berbahagia dengan datangnya natal. Segala sesuatu disiapkan. Pesta dan kembang api sudah menjadi sesuatu yang wajib dan tak boleh dilupakan.

Sayangnya, orang-orang Islam malah banyak melakukan kesalahan fatal saat hari natal. Padahal, hal tersebut harus dijauhi bahkan jangan sekali-kali dilakukan. Berikut 5 Kesalahatan fatal yang dilakukan Muslim saat natal.


1. Mengucapkan selamat natal

Salah satu hal yang paling dianggap sepele adalah mengucapkan natal kepada orang yang merayakannya. Padahal, seorang Muslim dilarang melakukan perkara ini. Alasannya, pertama: ini bukan perayaan bagi orang islam, kedua: menyetujui kekufuran orang yang merayakannya, ketiga: sikap wala (memuliakan) yang keliru.


2. Memakai atribut natal

Ini juga menjadi perkara yang seharusnya ditinggalkan. Karena orang yang memakai atribut natal sama saja tasyabbuh atau menyerupai orang orang yang merayakannya. Sehingga bisa dikatakan ikut masuk ke dalam golongan mereka.


3. Ikut merayakan natal 

Jika memberi ucapan selamat dan memakai atribut saja tak diperbolehkan, apalagi ikut merayakannya. Tentu saja sangat dilarang. Bila seorang Muslim ikut merayakan hari tersebut, maka keislamannya perlu dipertanyakan.


4. Keliru memahami arti toleransi

Pada dasawarsa ini banyak orang keliru memahami arti toleransi dalam beragama. Beberapa di antaranya menganggap toleransi adalah ikut andil dalam perayaan dan pesta, memberi ucapa selamat, atau memakai atribut-atribut natal. Padahal tidak demikian, toleransi yang benar adalah membiarkan mereka dengan perayaan mereka tanpa ikut berpartisipasi di dalamnya.

  
5. Melakukan ujaran kebencian

Bagaimanapun, Islam telah mengatur cara bermuamalah baik dengan sesama muslim, maupun nonmuslim. Islam sangat melarang keras ujaran kebencian bahkan jika itu dilakukan kepada orang orang di luar Islam. Karena Islam agama rahmatan lilalamin, penuh kasih sayang dan membawa kedamaian. 


Semoga kita selalu istiqomah dalam keislaman kita dan dimatikan dalam keadaan tetap beriman kepada Sang Pencipta.
5 Cara Melejitkan Potensi Diri

5 Cara Melejitkan Potensi Diri

 kunci, keyboard, laptop




Apa kamu tahu Zaid bin Tsabit? Di usia 10 tahun ingin ikut berjuang bersama Rasulullah. Apa kamu mengenal Usamah bin Zaid? Di usia 19 tahun sudah menjadi panglima. Apa kamu mendengar nama Mus'ab bin Umair? Banyak pemuda-pemuda masuk Islam karena dakwahnya.

Mereka, sosok-sosok pemuda yang telah menorehkan tinta emas dalam sejarah. Berkontribusi terhadap agama walau masih belia. Lalu kita? Apa yang sudah kita berikan untuk agama ini? Untuk din ini? Jangankan agama, untuk orang tua, kakak, adik, paman, bibi, sahabat, lingkungan, pun ... kita belum berbuat apa-apa.

Bagaimana agar kita mampu berkontribusi untuk agama maupun orang-orang terdekat kita?

Caranya, mari lejitkan potensi diri. Optimalkan segala kemampuan dan kerahkan semua fasilitas yang Allah berikan. Lalu, bagaimana caranya?


1. Berpikir positif


Hal utama yang harus ditanamkan dalam diri adalah, pemikiran positif. Why? Tentu saja ini sangat penting. Karena akan berpengaruh pada produktivitas maupun aktivitas dalam sehari-hari. Semua hal yang di awali dengan pemikiran yang positif, insyaa allah, akan menghasilkan positif jua.


2. Memanfaatkan kesempatan


Kesempatan tidak datang dua kali, tapi berkali-kali. Apa kamu sepakat?

Yuuup, kamu harus memanfaatkan setiap kesempatan yang datang; waktu, tenaga, usia muda, itu adalah kesempatan. Apa kamu tidak iri dengan Zaid bin Tsabit?

Hiduplah di setiap momen, seakan-akan itu kesempatan terbaikmu. Jelilah dalam melihat kesempatan, dan manfaatkan! Jangan sia-siakan hartamu (kesempatan)!


3. Kemauan keras


Setelah kamu memiliki rasa optimisme yang tinggi, dan menjumpai kesempatan, maka kamu wajib memiliki tekad yang kuat dan luar biasa, agar apa yang kamu inginkan berwujud nyata. Bangkitlah dari zona malas. Sungguh, malas itu tidak ada harganya. Dan tidak ada yang bisa mengobatinya selain dirimu.

Kamu tentu tau bagaimana perjuangan Muhammad Al Fatih menaklukkan konstantinopel, kan? Atau bagaimana perjalanan Imam Bukhori mengumpulkan hadits? Adakah mereka berleha-leha? Mereka berdarah-darah, kawan...

Milikilah kemauan keras. Tanpa usaha yang maksimal, kamu tak akan mampu bangkit dari kegagalan.


4. Fleksibel


Bersifat fleksibel? Maksudnya?

Dalam kamus kompetensi;

Fleksibilitas; kemampuan untuk beradaptasi dan bekerja efektif dalam situasi yang berbeda, dan dengan individu maupun kelompok

Kamu mengerti kan? Ini soal attitude. Bagaimana kamu membawa diri. Bagaimana kamu bersikap. Apa kamu melihat orang-orang yang hancur reputasinya karena sikapnya yang salah? Tentu pernah bukan?

Maka kamu harus mampu beradaptasi layaknya bunglon yang senantiasa berubah warna. Menyesuaikan tempat. Walaupun berubah-ubah dia tetap bunglon. Dan begitu pun kamu.


5. Berani mengambil resiko.


Setelah kamu mendapatkan empat hal sebelumnya, tapi tak berani mengambil resiko? Semuanya hanya sia-sia. Yah, sia-sia ... karena tak ada satu pun pilihan di dunia ini yang tak memiliki resiko, bahkan cinta sekalipun.

Jangan pernah lari dari kegagalan. Kamu ingat kisah nabi Yunus, kan? Dia mendapat teguran dari Allah, karena meninggalkan kaumnya.

Jika kamu gagal, jangan lari, tapi hadapi. Ingatlah kisah nabi Nuh. Berdakwah 950 tahun, namun hanya segelintir yang mau mengikutinya.

Lihatlah proses, bukan hasil. Karena kupu-kupu yang indah, berasal dari kepompong. Kadang ... kau harus menempuh badai, untuk bisa melihat pelangi.

Sekian. Semoga bermanfaat!
3 Keunggulan yang Harus Dimiliki Suami dalam Rumah Tangganya

3 Keunggulan yang Harus Dimiliki Suami dalam Rumah Tangganya

 lelaki berdasi, lelaki sukses



Lelaki haruslah memiliki keunggulan. Terutama dalam ranah keluarga. Karena sosoknya memegang peranan penting juga menjadi poros utama atau titik tumpu bagi orang-orang di sampingnya. Dialah nakhoda dan penentu arah, entah akan dibawa ke mana kapal yang dikemudi.

Setidaknya, lelaki harus memiliki tiga keunggulan:

Pertama, unggul dalam ketaatan


Sebagai seorang yang menjadi penuntun dalam biduk rumah tangga, maka patutlah dia memiliki keunggulan dalam hal ini. Karena akan menjadi tauladan, menjadi contoh panutan dalam keseharian, menjadi sosok yang senantiasa diperhatikan oleh anak-anaknya maupun istrinya. Ketaatannya pada Sang Pencipta akan ditiru oleh anggota keluarganya.

Kedua, unggul dalam ilmu


Wajib bagi lelaki untuk memiliki ilmu, baik itu ilmu yang bersifat keagamaan, maupun ilmu-ilmu keduniaan. Karena hanya dengan ilmulah dia bisa mendidik anggota keluarganya. Mendidik istri untuk menjadi istri yang patuh. Mendidik anak untuk menjadi generasi-generasi yang baik. Yang memiliki akhlak mulia dan menurut pada orang tua.

Ketiga, unggul dalam nafkah


Tidak penting, seorang lelaki memiliki pekerjaan tetap atau tidak, namun yang paling utama bahwa dia harus tetap berpenghasilan. Tanggung jawabnya sebagai seorang pencari nafkah haruslah dipenuhi. Karena di pundaknya ada hak-hak istri juga anak-anaknya. Maka wajib baginya untuk menunaikan segala kebutuhan mereka sesuai dengan kemampuannya.


Nah, bagi kamu-kamu yang merasa sebagai seorang lelaki, sebaiknya memperhatikan tiga hal ini. Karena kamu pasti akan menjadi kepala keluarga. Sekian. Semoga bermanfaat.

Rabu, 24 Agustus 2022

Muslimah Wajib Tau! Inilah 5 Penyebab Kamu Susah Menikah

Muslimah Wajib Tau! Inilah 5 Penyebab Kamu Susah Menikah

 

cincin tunangan, kartu undangan




Kapan nikah? Saat ditanya begitu, hati terasa sesak, dada bergemuruh, serasa ingin langsung sembunyi di pojokan. Iya nggak? Jleb banget ya ...?

Ngomongin nikah tentu nggak ada habisnya. Ini selalu menjadi topik "terpanas" di kalangan anak muda (baca:jomblo). Apalagi kalau sudah mendapat undangan dari teman sendiri, kegalauan akan semakin menjadi.

Dalam hati, "saya kapan ya Allah, saya kapan?" Bener kan? Hayo ngaku! Mungkin beberapa sebab ini yang bikin kamu nggak nikah-nikah, coba cek gih!


1. Memasang kriteria terlalu tinggi


Memang kita harus memasang standar untuk calon pasangan. Nggak ada salahnya. Nggak ada yang melarang. Hal ini sah-sah saja, selama memang sesuai dan masih masuk akal. Siapa pula yang mau punya pendamping hidup nggak karu-karuan?

Semua hal ada ukuran dan takarannya. Setiap sesuatu ada kadar masing-masing. Kalau mau pasang kriteria jangan asal-asalan, juga jangan ketinggian. Misal, nggak mau nikah kalau bukan orang kaya raya, anak pejabat, insinyur, punya mobil Lambhorgini, rumah mewah seperti istana, punya tambang emas. Bla ... bla ... bla. Kriteria sampai lima lembar HVS.

Pasang standar begini tinggalnya di gubuk bambu. Sadarlah, hidup ini tak seperti drama di film-film. Hidup ini berat kawan! :)


2. Terlalu pemilih


Loh, memang kita nggak boleh milih? Boleh, sangat boleh. Tapi kalau "terlalu" nah ini hati-hati. Dijodohkan dengan dokter maunya orang kantoran. Dibawakan orang kantoran maunya insinyur. Didatangkan insinyur maunya lain lagi.

Umur habis buat milih-milih tapi nggak nikah-nikah. Akhirnya usia semakin tua dan jodoh tak kunjung tiba. Diri semakin susah laku karena lansia. Selamat, kamu jadi jomblo terlama di dunia! :)

Jadi, jangan terlalu memilih ya ... sewajarnya saja. Kalau ada yang cocok setelah istikharah, langsung sikat! Hihi



3. Belum kufu


Nah, ini buat kamu-kamu yang suka melamun: berharap pasangan ideal dan sempurna. Sering terjadi penolakan terhadap si calon karena kurang kesetaraan antar masing-masing pihak. Misal, kamu lulusan SMA melamar anak orang yang bergelar S3, jangan heran kalau ditolak. Atau, mau yang hafal Qur'an tapi kamunya nggak bisa ngaji. Kan jauh. Jauh banget malah.

Ayo, pantaskan diri! Jangan kebanyakan mengkhayal mau calon seperti ini dan itu. Banyak-banyak ngaca, biar nggak lupa diri.



4. Nggak mau nabung


Hayo, siapa yang mau nikah tapi nggak punya duit? Makanya nabung oy! Jangan cuma habis-habis beli kuota aja. Siapa bilang nikah gratis? Iya gratis saat akad di KUA, tapi kalau mau walimah atau resepsi siapa yang bayarin? Kudu usaha buat ngumpulin duit. Nikah perlu modal kawan! Miiikiiir ... kata Cak Lontong.

Mulai sekarang, belajar sisihin uang buat nikah. Biar kate nggak banyak yang penting ada. Nanti kalau masih kurang bisa minta tambah sama bapak dan ibu. Hihi. Namanya juga usaha.


5. Belum dapat restu


Sudah, kalau yang satu ini tergantung kamunya. Harus pandai-pandai merayu orang tua. Jika perlu nangis-nangis kayak anak kecil minta permen di depan mereka. Inilah perjuangan. hihi Kencengin doanya yah. Kalau nggak bisa pakai cara bumi, pakailah cara langit, dijamin ampuh.

Orang tua belum memberi restu, pasti ada alasannya. Misal, kamu belum dewasa: kalau ada masalah suka rengek-rengek kayak anak TK, atau masih belum mandiri: jajannya masih numpang, atau pilihan kamu kurang meyakinkan: orangnya masih pecicilan-pencilaan. 

Nah, temukan alasan mengapa restu itu masih belum tiba, lalu carilah solusi yang paling jitu untuk mengatasinya. Bila kamu merasa belum dewasa, maka saatnya untuk berubah sikap. Bila belum mandiri, maka mulailah mencari uang dengan hasil keringat sendiri. Bila calonnya masih belum meyakinkan, maka kamu kudu lebih selektif dan hati-hati. Pastinya, kamu jua harus tau standar orang tuamu.



Nah, itu dia lima hal yang bisa jadi membuat kamu nggak nikah-nikah. Tentu saja ada faktor-faktor lain yang mungkin menjadi penyebab terhalangnya niat baikmu.

Tapi saya nggak begitu! Saya nggak pasang kriteria terlalu tinggi, nggak terlalu pemilih, saya juga berusaha mencari yang sekupu. Tabungan saya pun ada, bahkan sudah mendapat restu dan dukungan dari orang tua. Oh, kalau begitu mungkin kamu masuk pada kriteria nomor enam.


Apa tuh? Jodohmu meninggal pas masih bayi. Hihi.


Demikianlah artikel Penyebab Kamu Nggak Nikah-Nikah Ini. Semoga bermanfaat. 



Referensi:

Panduan Lengkap Pernikahan, D.A. Pakih Sati, Lc. Bening, Jogjakarta, 2011

Menyingkap Hakikat Perkawinan, Al-Ghazali, Mizan, Jakarta Selatan, 2014

Ingin Rumah Tangga Selalu Romantis? Lakukan 5 Hal Ini

Ingin Rumah Tangga Selalu Romantis? Lakukan 5 Hal Ini

 suami istri, cincin tunangan, pasangan islami


Setiap pasangan tentu menginginkan rumah tangga yang utuh. Rumah tangga yang harmonis dan nyaman. Bukan sekadar hidup bersama dalam satu atap, tapi mampu saling bersinergi, saling mengisi, dan saling melengkapi.

Untuk merekatkan ikatan agar tetap kokoh tentu ada hal yang harus tetap dijaga, salah satunya keromantisan antar suami istri.

Nah, di bawah ini ada beberapa 5 cara agar rumah tangga selalu romantis. Yuk, dicoba!
  

1. Berdandan

Berdandan adalah hal yang prinsipil dalam rumah tangga. Banyak pasangan yang keliru mengenai persoalan ini. Sebelum menikah, sangat rajin berdandan demi mempercantik diri tapi setelah menikah malah tidak sama sekali melakukannya. Padahal, berdandan dua kali lipat lebih penting dilakukan setelah menikah atau sesudah memiliki pasangan.

Berapa banyak terjadi perselingkuhan gara-gara suami/istri kurang merawat atau menjaga kebersihan diri? Padahal ini merupakan salah satu anjuran agama.

Istri Wajib Tau! Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Suami Marah

Istri Wajib Tau! Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Suami Marah


Adalah kewajaran jika rumah tangga diwarnai dengan konflik dan masalah. Bagaimanapun, suami dan istri berasal dari keluarga dan latar belakang yang berbeda. Ketidakcocokan pasti akan terjadi dalam beberapa hal. Maka, dalam keadaan demikian, suami istri dituntut untuk saling mengerti peran masing-masing dan saling memahami karakter satu sama lain demi mencapai keharmonisan.

Cara Membaca Novel Gratis Tanpa Beli, Cukup Modal Kuota!

Cara Membaca Novel Gratis Tanpa Beli, Cukup Modal Kuota!

 



Adakah novel gratis? Ada! 

Adakah aplikasi baca novel gratis? Ada! 

Lalu, bagaimana cara baca novel gratis? Jawabannya ada di bawah ini.

Aplikasi ipusnas akan memenuhi keinginan Anda. Di sini, Anda bisa membaca novel gratis tanpa harus memikirkan biaya, tidak perlu merogoh kocek untuk membayar atau membeli, apalagi mengeluarkan koin untuk membaca bab yang terkunci. No...no...no! Semuanya gratis selama Anda punya kuota untuk membuka aplikasinya. 

Mari saya perkenalkan Anda kepada Ipusnas; aplikasi sejuta umat untuk pemburu novel gratisan.

8 Petuah Emas dari Aidh Al Qarni Agar Hidup Lebih Bermakna

8 Petuah Emas dari Aidh Al Qarni Agar Hidup Lebih Bermakna

  mawar-putih




Ada kalanya kita merasa lelah dengan segala aktivitas. Merasa jemu dengan segala rutinitas. Merasa bosan dengan segala kesibukan dan agenda yang tak kunjung usai.

Hidup dalam putaran waktu yang beranjak dari angka nol, lalu kembali ke nol lagi. Bermula dari membuka mata, melelapkan mata, kemudian membuka lagi.

Kala masalah mendera, kala kesulitan menjelma, kala kesusahan di pelupuk mata, kita ingin ada yang menguatkan, kita ingin ada yang menggenggam. Ada yang sedia mengulurkan tangan agar langkah tetap berlanjut.

Akan datang suatu masa, saat kita berada di titik terendah kehidupan. Merasa lelah dengan ingar-bingar dunia yang membuat sesak dada. Kadang, kita kehilangan arah dan kehilangan tujuan.

Mungkin, beberapa petuah dari Dr. 'Aidh al-Qarni ini bisa memberi sedikit percikan agar semangat kembali menyala, jejak kembali dibuat, dan tatapan kembali menegak.

1. Berikan yang terbaik untuk hari ini

Ketika waktu pagi tiba jangan menunggu sampai sore. Hiduplah dalam batasan hari ini. Kerahkan seluruh semangat yang ada untuk menjadi lebih baik di hari ini.


2. Syukuri apa yang kita miliki

Bersyukurlah kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup (aib), pendengaran, penglihatan, rezeki, keluarga, serta nikmat-nikmat lainnya. Sebab, tidakkah Anda tahu di antara manusia itu ada yang hilang akalnya, terampas kesehatannya, dipenjarakan, dilumpuhkan, atau ditimpakan bencana? 


3. Menerima dengan kelegaan hati adalah kunci bahagia

Terimalah bentuk wajah, bakat, pemasukan, dan keluarga. Niscaya Anda akan mendapat ketentraman dan kebahagaiaan.


4. Setiap masalah selalu memiliki solusi. Di balik kesulitan ada kemudahan

Ketahuilah, bahwa setelah kesulitan akan ada kemudahan, setelah kesulitan akan ada jalan keluar. Ketahuilah keadaan seseorang tidak akan tetap selamanya. Hari-hari itu akan senantiasa bergulir.


5. Optimislah, semua akan indah pada waktunya

Optimislah, jangan pernah berputus asa dan menyerah tanpa usaha. Berbaiksangkalah kepada Rabb. Dan tunggulah kebaikan dan keindahan dari-Nya.


6. Bersahabatlah dengan buku, bertemanlah dengan pengetahuan

Buku adalah teman yang paling baik. Bercakap-cakaplah dengan buku, bersabarlah dengan ilmu, dan bertemanlah dengan pengetahuan.

7. Bacalah surat cinta-Nya untuk menghilangkan kesedihan dan kedukaan

Hiduplah bersama Alquran, baik dengan cara menghafal, membaca, mendengarkan, atau merenungkannya. Sebab, ini obat paling mujarab mengusih kesedihan dan kedukaan.


8. Perbanyaklah memohon ampun pada-Nya

Perbanyaklah membaca istighfar. Sebab dengan istighfar akan ada rezeki, akan ada jalan keluar, akan ada keluarga, akan ada ilmu berguna, akan ada kemudahan, dan akan ada penghapusan dosa.


Demikianlah beberapa petuah dari Dr. 'Aidh al-Qarni. Semoga kita bisa memaknai hidup ini dengan lebih baik. Bisa melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat. Bisa memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang kita cinta.

Menjadi pribadi yang menularkan kebajikan pada orang lain. Tidak mudah putus asa dan menyerah. Selalu setia bangkit dari kegagalan dan terus melanjutkan langkah menggapai tujuan yang kita inginkan. Sekian. Semoga bermanfaat.

Sumber: La Tahzan. 2004. Dr. 'Aidh al-Qarni. Jakarta: Qisthi Press
4 Cara Mudah Membasmi Rasa Malas, Banyak yang Gagal Nomor 3!

4 Cara Mudah Membasmi Rasa Malas, Banyak yang Gagal Nomor 3!

  

kucing mager,, kucing malas


Malas adalah sebuah kewajaran yang kerap mendatangi seseorang. Karena itu memang fitrah dan tak bisa dipungkiri. Seringkali melanda orang-orang yang berada di zona nyaman dan enggan bergerak. Kadang pula datang di saat badan sudah letih dan lelah.

Malas, susah diobati. Apabila tak segera terapi, akan menjadi penyakit yang menakutkan. Seseorang itu tak akan produktif, nihil aktivitas, waktu terbuang sia-sia tanpa melakukan apa-apa, dan berbagai dampak lainnya.

Di bawah ini ada beberapa tips untuk meredam rasa malas tersebut.

1. Bermunajat kepada-Nya

Rasulullah telah mengajarkan kita untuk senantiasa meminta kepada-Nya agar terhindar dari rasa malas.

Rasulullah bersabda, "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas." (Hr. Abu Dawud)

Yuk, awali harimu dengan bermunajat kepada Sang Pencipta agar dihindarkan dari sifat jelek ini.


2. Tidak menunda

Jangan sekali-kali menunda sesuatu. Apabila ada pekerjaan yang harus diselesaikan maka segeralah ditunaikan. Semakin sering menunda semakin banyak waktu yang sia-sia. Akhirnya berdampak pada pekerjaan lain yang seharusnya bisa selesai lebih awal.

Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. (QS. Asy-Syarh: 7)

Mari bersegera dalam melakukan segala urusan. Jangan menunda. Karena waktu yang hilang tak akan mampu diulang.


3. Komitmen dan konsisten

Jika sudah memulai maka berkomitmen dan konsistenlah. Berkomitmen untuk menuntaskannya sampai akhir. Dan konsisten untuk melakukannya terus-menerus. Bukankah sebaik baik amal adalah yang dilakukan secara terus menerus?

Jika sudah komitmen dan konsisten, rasa malas akan hilang dengan sendirinya.


4. Berkumpul dengan orang-orang yang produktif

Aura positif bisa menular kepada orang lain. Semakin banyak bertemu dengan orang yang memiliki aura positif maka akan ikut tertular pula. Berkumpulah dengan orang yang memiliki semangat tinggi untuk berkarya. Memiliki ekpektasi nyata untuk menggapai cita.

Jangan berteman dengan orang-orang yang lebih banyak di kasur dan menghabiskan waktu tidak berguna. Karena itu akan membuat tertular kemalasan dan akan mendapat kerugian.


Yuk, perbaiki apa yang perlu diperbaiki. Mari berdiri tegak menyongsong langkah untuk hari yang lebih baik. Hari ini, esok, dan selamanya. Sungguh, malas itu tidak ada harganya. Sekian. Semoga bermanfaat.

Selasa, 23 Agustus 2022

4 Hal Sederhana yang Mendatangkan Kebahagiaan

4 Hal Sederhana yang Mendatangkan Kebahagiaan

  

smile, senyum, smiley, bahagia


Setiap manusia menginginkan kehidupan yang bahagia. Ada banyak jalan untuk memperolehnya. Bahkan, beberapa orang berani melakukan cara-cara yang keliru untuk mendapat kebahagiaan dan malah menjadikannya terpuruk.

Jika orang itu terlalu mengedepankan materi, dia mengira kebahagiaan terdapat pada banyaknya harta. Jika orang itu menyukai jabatan, puncak jabatan tertinggi adalah sumber kebahagiaan. Lain lagi dengan orang yang terdogma dengan paras dan wajah, seolah penampilan dan segala riasan adalah yang paling utama meraih bahagia.

Mungkin, sah-sah saja sekiranya memperoleh hal tersebut dengan cara yang baik, kemudian mendapat kepuasan hati alias bahagia. Namun, jika tak mendapatkannya? Apakah kebahagiaan bisa diraih? Bahkan, jika melakukan hal-hal yang tidak wajar untuk menggapainya, apakah ada kebahagiaan?

Bahagia tidak serumit dan sepelik itu. Bahagia sangatlah mudah dan sederhana jika mau merenunginya.
Di bawah ini ada 4 hal yang bisa mendatangkan kebahagiaan,

4 Cara Mendatangkan Kebahagiaan

Pertama, sifat rendah hati

Sangat sedikit orang memiliki sikap rendah hati di zaman ini. Kebanyakan selalu merasa tinggi hati. Akibatnya, kalau ada orang yang melampauinya atau lebih tinggi darinya, dia merasa cemburu. Timbullah rasa tidak suka dan mulai membenci.

Maka, betapa pentingnya sikap rendah hati agar kita senantiasa sadar bahwa tak ada yang patut disombongkan walau kita memiliki kelebihan terhadap orang lain. Sifat rendah hati adalah sifat orang yang berjiwa besar.

Kedua, penghasilan yang halal

Banyak cara untuk mencari rezeki. Tapi, mencari rezeki dengan cara yang halal adalah sebuah pilihan. Kadang, ada orang yang maunya serba cepat dan instan. Ingin banyak harta, ingin cepat kaya, lalu melakukan hal-hal yang dilarang demi segepok uang dan perhiasan dunia. Padahal, penghasilan yang diperoleh dengan cara yang tak halal akan membawa dampak buruk bagi kehidupannya: tidak diterima amalnya, terhalang doanya, dan berbagai macam hal buruk lainnya.

Ketiga, bersih jiwanya

Orang-orang yang bersih jiwanya akan memperoleh ketenangan dalam hidup. Dia terbebas dari penyakit-penyakit hati: buruk sangka, cemburu pada nikmat orang lain, iri, dengki, dan segala jenisnya.
Dia bebaskan hal itu dari dirinya. Tak pernah mengeluh dengan keadaannya, dan tak pernah mencela apa yang diperolehnya.

Keempat, mulia akhlaknya

Merupakan sebuah kebahagiaan pula bagi orang-orang yang memiliki akhlak mulia. Santun tuturnya, berbudi luhur, sopan dalam bersikap, hati-hati dalam bertindak. Dia memiliki derajat yang tinggi. Karena dia mengerti, bahwa akhlak mulia adalah cerminan diri. Perangai yang baik, akan membawa kesan yang baik pula.

***
Demikian 4 hal yang bisa mendatangkan kebahagiaan dalam hidup. Mari kita amalkan satu per satu: belajar rendah hati, mencari penghasilan yang halal, membebaskan diri dari penyakit hati, dan berusaha untuk memiliki laku yang baik. Sekian. Semoga bermanfaat.


Sumber:
Mutiara Hikmah Pembangun Jiwa. 2010. Akhmad Muhaimin Azzet. Jogjakarta: Darul Hikmah

4 Tips Sederhana Sebelum Menulis, Pemula Wajib Baca!

4 Tips Sederhana Sebelum Menulis, Pemula Wajib Baca!

  menulis, pulpen, buku



Dalam dunia tulis-menulis tentu ada hal-hal prinsipil yang tak boleh dilanggar. Juga ada aturan-aturan baku yang tak boleh diabaikan. Semua memiliki kaidah, semua memiliki aturan.

Nah, dalam hal ini penulis ingin berbagi beberapa tips buat kamu-kamu yang akan bergelut dan terjun ke dalam kancah literasi. Yuk, disimak!


Pertama, kamu mungkin udah nyiapin tenaga, waktu, pikiran, ide, referensi, bahkan cemilan sebelum memulai petualangan. Mungkin, kamu juga udah banyak baca buku ini itu.

Sayangnya, ada satu hal sepele yang sering kamu lupain. Kamu sibuk baca buku tebel, tapi lupa sama buku tipis yang mungkin kamu taruh di pojokan. Kamu lupa baca PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).

Tulisan kamu sebenarnya bagus, tapi karena nggak tau PUEBI, jadi morat marit. Bacanya jadi bikin sakit mata. Syukur aja nggak bikin editor buta. :)

Pokoknya, kamu kudu baca PUEBI sebelum nulis. Wajib! Fardhu ain!


Kedua, kalau mau nulis, kamu harus sediain KBBI di samping kamu yah. Tau KBBI kan? Ya, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kalau nggak punya yang fisik, download aja di playstore. Gratis kok!

Jangan males buka kamus kalo lagi nulis. Biar kata yang kamu tulis nggak banyak keliru dan salah ejaan atau penulisan.


Ketiga, habis nulis jangan langsung dikirim, ya. Tulisan kamu masih mentah. Macam jengkol baru jatuh dari pohonnya. :)

Kamu harus baca ulang, tiga bahkan sampai sepuluh kali. Selamatkan naskah kamu dari typo, atau kalimat tidak efektif. Baca naskah kamu agak keras, jika ada yang janggal, berarti ada diksi yang salah tuh. Ngerti, kan?


Keempat, persiapkan mental kamu. Ya, untuk menjadi seorang penulis kamu harus memiliki mental kuat seperti baja. Kalau mentalmu mental kerupuk, ah sudahlah ... kamu pasti tumbang sebelum pertengahan jalan. Dunia literasi ini keras, Kawan!

Jika ditolak sekali, kamu masih bisa berdiri, itu wajar. Ditolak kedua kali kamu masih tegar, itu bagus. Ditolak ketiga kali masih setia menulis, oke salut! Namun, sampai tolakan ke empat sudah tumbang, itu berarti kamu masih lemah. Tanda kalau kamu kuat, walau ditolak puluhan kali pun kamu masih tetap menulis. Kendati sampai berdarah-darah tetap tak berpaling.

So, siapkan mental kamu sekuat-kuatnya. Sekali melangkah jangan pernah lagi kembali ke belakang.


Demikian beberapa tips sederhana sebelum kamu memulai paragraf pertamamu. Tentu saja masih ada hal-hal lain yang perlu kamu tambahkan. Jadi, jangan lelah belajar. Sekian, semoga bermanfaat!

Asal SEO