4 Tips Sederhana Sebelum Menulis, Pemula Wajib Baca! - Ruang Moera

Selasa, 23 Agustus 2022

4 Tips Sederhana Sebelum Menulis, Pemula Wajib Baca!

  menulis, pulpen, buku



Dalam dunia tulis-menulis tentu ada hal-hal prinsipil yang tak boleh dilanggar. Juga ada aturan-aturan baku yang tak boleh diabaikan. Semua memiliki kaidah, semua memiliki aturan.

Nah, dalam hal ini penulis ingin berbagi beberapa tips buat kamu-kamu yang akan bergelut dan terjun ke dalam kancah literasi. Yuk, disimak!


Pertama, kamu mungkin udah nyiapin tenaga, waktu, pikiran, ide, referensi, bahkan cemilan sebelum memulai petualangan. Mungkin, kamu juga udah banyak baca buku ini itu.

Sayangnya, ada satu hal sepele yang sering kamu lupain. Kamu sibuk baca buku tebel, tapi lupa sama buku tipis yang mungkin kamu taruh di pojokan. Kamu lupa baca PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).

Tulisan kamu sebenarnya bagus, tapi karena nggak tau PUEBI, jadi morat marit. Bacanya jadi bikin sakit mata. Syukur aja nggak bikin editor buta. :)

Pokoknya, kamu kudu baca PUEBI sebelum nulis. Wajib! Fardhu ain!


Kedua, kalau mau nulis, kamu harus sediain KBBI di samping kamu yah. Tau KBBI kan? Ya, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kalau nggak punya yang fisik, download aja di playstore. Gratis kok!

Jangan males buka kamus kalo lagi nulis. Biar kata yang kamu tulis nggak banyak keliru dan salah ejaan atau penulisan.


Ketiga, habis nulis jangan langsung dikirim, ya. Tulisan kamu masih mentah. Macam jengkol baru jatuh dari pohonnya. :)

Kamu harus baca ulang, tiga bahkan sampai sepuluh kali. Selamatkan naskah kamu dari typo, atau kalimat tidak efektif. Baca naskah kamu agak keras, jika ada yang janggal, berarti ada diksi yang salah tuh. Ngerti, kan?


Keempat, persiapkan mental kamu. Ya, untuk menjadi seorang penulis kamu harus memiliki mental kuat seperti baja. Kalau mentalmu mental kerupuk, ah sudahlah ... kamu pasti tumbang sebelum pertengahan jalan. Dunia literasi ini keras, Kawan!

Jika ditolak sekali, kamu masih bisa berdiri, itu wajar. Ditolak kedua kali kamu masih tegar, itu bagus. Ditolak ketiga kali masih setia menulis, oke salut! Namun, sampai tolakan ke empat sudah tumbang, itu berarti kamu masih lemah. Tanda kalau kamu kuat, walau ditolak puluhan kali pun kamu masih tetap menulis. Kendati sampai berdarah-darah tetap tak berpaling.

So, siapkan mental kamu sekuat-kuatnya. Sekali melangkah jangan pernah lagi kembali ke belakang.


Demikian beberapa tips sederhana sebelum kamu memulai paragraf pertamamu. Tentu saja masih ada hal-hal lain yang perlu kamu tambahkan. Jadi, jangan lelah belajar. Sekian, semoga bermanfaat!

Share with your friends

Give us your opinion