![]() |
Malas adalah sebuah kewajaran yang kerap mendatangi seseorang. Karena itu memang fitrah dan tak bisa dipungkiri. Seringkali melanda orang-orang yang berada di zona nyaman dan enggan bergerak. Kadang pula datang di saat badan sudah letih dan lelah.
Malas, susah diobati. Apabila tak segera terapi, akan menjadi penyakit yang menakutkan. Seseorang itu tak akan produktif, nihil aktivitas, waktu terbuang sia-sia tanpa melakukan apa-apa, dan berbagai dampak lainnya.
Di bawah ini ada beberapa tips untuk meredam rasa malas tersebut.
1. Bermunajat kepada-Nya
Rasulullah telah mengajarkan kita untuk senantiasa meminta kepada-Nya agar terhindar dari rasa malas.
Rasulullah bersabda, "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas." (Hr. Abu Dawud)
Yuk, awali harimu dengan bermunajat kepada Sang Pencipta agar dihindarkan dari sifat jelek ini.
2. Tidak menunda
Jangan sekali-kali menunda sesuatu. Apabila ada pekerjaan yang harus diselesaikan maka segeralah ditunaikan. Semakin sering menunda semakin banyak waktu yang sia-sia. Akhirnya berdampak pada pekerjaan lain yang seharusnya bisa selesai lebih awal.
Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. (QS. Asy-Syarh: 7)
Mari bersegera dalam melakukan segala urusan. Jangan menunda. Karena waktu yang hilang tak akan mampu diulang.
3. Komitmen dan konsisten
Jika sudah memulai maka berkomitmen dan konsistenlah. Berkomitmen untuk menuntaskannya sampai akhir. Dan konsisten untuk melakukannya terus-menerus. Bukankah sebaik baik amal adalah yang dilakukan secara terus menerus?
Jika sudah komitmen dan konsisten, rasa malas akan hilang dengan sendirinya.
4. Berkumpul dengan orang-orang yang produktif
Aura positif bisa menular kepada orang lain. Semakin banyak bertemu dengan orang yang memiliki aura positif maka akan ikut tertular pula. Berkumpulah dengan orang yang memiliki semangat tinggi untuk berkarya. Memiliki ekpektasi nyata untuk menggapai cita.
Jangan berteman dengan orang-orang yang lebih banyak di kasur dan menghabiskan waktu tidak berguna. Karena itu akan membuat tertular kemalasan dan akan mendapat kerugian.
Yuk, perbaiki apa yang perlu diperbaiki. Mari berdiri tegak menyongsong langkah untuk hari yang lebih baik. Hari ini, esok, dan selamanya. Sungguh, malas itu tidak ada harganya. Sekian. Semoga bermanfaat.
