Memasuki bulan Desember, berbagai macam aksesoris natal dijual di toko toko. Hal tersebut dilakukan demi menyambut salah satu hari besar bagi umat kristiani. Mereka bersukacita dan berbahagia dengan datangnya natal. Segala sesuatu disiapkan. Pesta dan kembang api sudah menjadi sesuatu yang wajib dan tak boleh dilupakan.
Sayangnya, orang-orang Islam malah banyak melakukan kesalahan fatal saat hari natal. Padahal, hal tersebut harus dijauhi bahkan jangan sekali-kali dilakukan. Berikut 5 Kesalahatan fatal yang dilakukan Muslim saat natal.
1. Mengucapkan selamat natal
Salah satu hal yang paling dianggap sepele adalah mengucapkan natal kepada orang yang merayakannya. Padahal, seorang Muslim dilarang melakukan perkara ini. Alasannya, pertama: ini bukan perayaan bagi orang islam, kedua: menyetujui kekufuran orang yang merayakannya, ketiga: sikap wala (memuliakan) yang keliru.
2. Memakai atribut natal
Ini juga menjadi perkara yang seharusnya ditinggalkan. Karena orang yang memakai atribut natal sama saja tasyabbuh atau menyerupai orang orang yang merayakannya. Sehingga bisa dikatakan ikut masuk ke dalam golongan mereka.
3. Ikut merayakan natal
Jika memberi ucapan selamat dan memakai atribut saja tak diperbolehkan, apalagi ikut merayakannya. Tentu saja sangat dilarang. Bila seorang Muslim ikut merayakan hari tersebut, maka keislamannya perlu dipertanyakan.
4. Keliru memahami arti toleransi
Pada dasawarsa ini banyak orang keliru memahami arti toleransi dalam beragama. Beberapa di antaranya menganggap toleransi adalah ikut andil dalam perayaan dan pesta, memberi ucapa selamat, atau memakai atribut-atribut natal. Padahal tidak demikian, toleransi yang benar adalah membiarkan mereka dengan perayaan mereka tanpa ikut berpartisipasi di dalamnya.
5. Melakukan ujaran kebencian
Bagaimanapun, Islam telah mengatur cara bermuamalah baik dengan sesama muslim, maupun nonmuslim. Islam sangat melarang keras ujaran kebencian bahkan jika itu dilakukan kepada orang orang di luar Islam. Karena Islam agama rahmatan lilalamin, penuh kasih sayang dan membawa kedamaian.
Semoga kita selalu istiqomah dalam keislaman kita dan dimatikan dalam keadaan tetap beriman kepada Sang Pencipta.
