Salah satu kekhususan yang dimiliki Rasulullah adalah bolehnya memiliki istri lebih dari empat orang. Pembolehan ini bukanlah berdasar keinginan untuk memenuhi kebutuhan biologis semata, melainkan ada hikmah-hikmah yang banyak di dalamnya.
Di antara hikmah-hikmah itu ialah agar keseharian beliau bisa sampai kepada sahabat-sahabat secara paripurna.
Sekiranya beliau hanya memiliki empat orang istri saja, tentu keseharian beliau tidak akan diriwayatkan secara menyeluruh.
Hikmah lainnya ialah untuk menyatukan atau menundukah suku-suku besar pada masa itu. Seperti pernikahan beliau dengan Zainab binti Jahsy ataupun Shofiyyah binti Huyay.
Semua istri Rasulullah adalah wanita-wanita yang sudah menjanda, kecuali satu orang. Yah, hanya satu orang wanita yang dinikahi Rasulullah saat masih gadis.
Beliau menikahinya saat berumur 6 tahun, lalu digauli ketika umur 9 tahun. Dia anak dari salah satu sahabat yang paling dekat dengan beliau? Siapakah dia?
Ya, benar. Tepat sekali.
Gadis itu adalah Aisyah binti Abu Bakr. Dinikahi pada bulan Syawal. Itu terjadi dua tahun sebelum hijrah ke Madinah. Aisyah adalah istri yang paling dicintai Rasulullah.
Amr bin al-’Ash pernah bertanya kepada Rasulullah, siapa wanita yang paling dia cintai, beliau menjawab, “Aisyah."
Aisyah pernah berkata kepada Rasulullah, "Seandainya engkau berhenti di sebuah lembah dengan pohon yang dimakan sebagian buahnya dan sebuah pohon yang buahnya belum disentuh sama sekali, maka di manakah engkau akan mengikat ontamu?"
Beliau menjawab, "Pada pohon yang belum disentuh." Maksud Aisyah, dialah satu-satunya wanita yang dinikahi Rasulullah saat masih gadis.
Aisyah memiliki banyak keutamaan selain dua hal di atas. Dia paling baik pemahamannya. Paling dalam ilmunya, ahli dan cerdas serta menjadi rujukan para sahabat ketika Rasulullah telah tiada.
Berkata Imam az-Zuhri, "Apabila ilmu Aisyah dikumpulkan dengan ilmu seluruh wanita lain, maka ilmu Aisyah lebih utama."
Demikianlah keutamaan Aisyah radhiallahu 'anha. Satunya-satunya gadis yang dinikahi Rasulullah. Semoga kita bisa menjadikannya panutan dan mencontoh segala kepribadiannya.
Sekian. Semoga bermanfaat. Wallahu a'lam bisshawab.

